Peran PKS Di Bencana Longsor Dan Banjir Bogor

Oleh: Bang Dulloh

PN — BENCANA banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang beberapa desa di tiga kecamatan di wilayah bogor barat masih menyiskan kepedihan yang mendalam, terutama bagi warga yang anggota keluarganya menjadi korban meninggal dunia. Saya secara peribadi turut berbela sungkawa, semoga para arwah almarhum/mah diterima di sisi Alloh Subhanahuwataala. Aamiin

 

Bencana datang silih berganti, selalu tiba-tiba tanpa permisi, apalagi memberitahukan kalau dia akan datang, akan tetapi manusia yang sudah Tuhan karuniai akal pikiran serta pengetahuan harusnya bisa membaca tanda-tanda alam, agar dampak dari sebuah bencana alam bisa diminimalisir.

 

Saya tidak akan berbicara mengenai penyebab terjadinya bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menimpa kabupaten Bogor dan Banten, karena masyarakat bisa melihat sendiri kondisi alam, tanah, hutan, sungai yang ada disekitar wilayah yang saat ini terkena musibah.

 

Saya lebih tertarik menyoroti kesigapan masyarakat, organisasi-organisasi kemanusiaan, LSM, TNI dan Polri serta solidaritas anak bangsa dalam penanggulangan pasca bencana. Saya melihat sendiri bagaimana masyarakat yang tertimpa musibah tidak kehilangan semangat untuk tetap bertahan hidup saat wilayahnya terisolir dan belum bisa diakses oleh tim penolong.

 

Masyarakan yang menjadi korban bencana alam secara aktif keluar dari kampunya melewati jalanan yang terputus juga timbunan lumpur, jembatan roboh, serta kondis cuaca yang cepat berubah guna mengambil bantuan yang tertahan di posko-posko bantuan karena akses yang sangat minim.

 

Dari sekain banyak lembaga, organisasi, institusi pemerintah dan non pemerintah yang terlibat dalam misi kemanusiaan di daerah bencana Sukajaya, Nanggung, Cigudeg, Jasinga hingga ke Lebak Banten. Saya harus angkat topi dengan keseriusan orang-orang PKS dalam mengurusi masyarakat yang tertimpa musibah.

 

Dari hari pertama kejadian pada tanggal 1 Januari 2020, relawan dari partai PKS sudah terlihat berjibaku menolong masyarakat, membersihkan puing-puing sisa hempasan air bah, mengobati masyarakat yang terluka, sampai pada menyiapkan makanan untuk para pengungsi.

 

Meski dilapangan saya juga melihat organisasi-organisasi lain ikut bahu membahu menolong, tapi untuk ukuran sebuah partai politik, saya melihat hanya kader-kader PKS yang memiliki kesiapan tanggap bencana yang cukup baik. Dan tidak hanya itu, ternyata totalitas pengabdian PKS tidak hanya di tunjukan oleh kader akar rumputnya saja.

 

Dalam kasus bencana Bogor Barat dan Banten, saya bahkan melihat pimpinan di tingkat nasionalnya pun ikut terjun kelapangan membantu masyarakat. Hari kamis lalu, 9/1/2020 presiden PKS didampingi anggota dewan pusat, provinsi, dan kabupaten terlihat uji nyali, mereka memasuki wilayah desa-desa yang baru saja terbuka aksesnya setelah 4-5 hari terisolir di kecamatan Sukajaya.

 

Dalam photo yang di unggah di situs resmi PKS, presiden PKS Mohamad Sohibul Iman terlihat membawa sendiri pipa paralon bantuan buat masyarakat, di bawah rintikan hujan MSI panggilan akrab Sohibul Iman memasuki kampung ciputih tonggoh dengan memanggul pipa untuk saluran air.

 

Sabtu kemarin, kebetulan saya berjumpa Kades Jaya Raharja Bapak Unus, Unus menyampaikan rasa terimakasin atas bantuan pipa paralon sepanjang 700 meter dari PKS, yang akan digunakan untuk mengaliri air dari sumber mata air diatas yang rusak karena longsor.

 

Hari itu Unus sedang melihat kondisi pemukiman yang tertimbun tanah serta antisipasi potensi longsor susulan di kampung Ciputih Tonggoh. Dia mendapat laporan dari warga, sering terdengar suara tanah bergerak di malam hari.

 

Sementara masyarakat yang menjadi korban dan yang kehilangan tempat tinggal saat ini ditampung di tempat-tempat pengungsian dan ada juga yang tinggal bersama sanak saudara mereka yang tidak terkena musibah. kata Kepala Desa.

 

Kembali bicara tentang PKS. Struktur organisasi PKS di Kecamatan Sukajaya pun terlihat sangat aktif, mereka menjadi fasilitator bagi kader PKS dari luar wilayah yang ingin masuk ke Sukajaya. Ketua ranting PKS desa Jaya Raharja, Bapak Rudi mengatakan, dia bersama beberapa masyarakat yang simpati pada PKS selalu siaga 24 jam.

 

Tokoh masyarakat Bogor Barat yang juga Anggota DPRD Kabupaten Bogor, H. Dadeng Wahyudi, bahkan merelakan rumahnya di jadikan posko induk, basecamp para relawan yang menginap, dan gudang sementara penyimpanan logistik untuk menyuplai bantuan ke titik-titik bencana.

 

Anggota dewannya juga memiliki empaty yang cukup tinggi. Wakil ketua DPRD provinsi Jawa Barat H. Achmad Ru’yat, serta sembilan orang anggota DPRD Kabupaten Bogor dari 6 dapil yang ada juga terlihat kompak mendampingi

presiden PKS saat mengunjungi tiga lokasi bencana, yaitu Desa Pasir Madang, Desa Jaya Raharja dan desa Harkat Jaya.

 

Selain rumahnya yang dipakai sebagai posko induk, H. Dadeng juga ditunjuk sebagai penanggungjawab lalu lintas relawan dan barang bantuan. Hingga hari ini kader PKS Kabupaten Bogor dan relawan PKS dari luar daerah Bogor masih ada dilapangan. Mereka membantu masyarakat, sekaligus tetap mengantisipasi bermacam kemungkinan. Karena BMKG memprediksi curah hujan yang masih cukup tinggi hingga bulan Februari nanti.

 

Dari pantauan langsung di lapangan saya meyakini, sinergy sekaligus interaksi Relawan PKS dengan tokoh dan masyarakat Sukajaya, Cigudeg dan Jasinga, akan merubah peta politik dimasa yang akan datang, karena sudah menjadi pengetahuan bersama kalau kader PKS terkenal piawai mengambil hati masyarakat.

 

Informasi yang saya terima, selama ini mereka merasa kesulitan untuk bisa masuk kewilayah yang memang sudah menjadi basis kekuatan politik tertentu di Kabupaten Bogor. Namun dengan adanya bencana alam yang tidak diinginkan ini, peluang kader PKS untuk bisa mengabdi, berkontribusi sekaligus penetrasi langsung kepada masyarakat semakin terbuka lebar.

 

Sehingga tidak menutup kemungkinan, setelah sebelumnya mereka berhasil menaklukan wilayah-wilayah perkotaan seperti Cibinong, Bojonggede dan Gunung Puteri pada pemilu 2019 lalu, kader-kader muda partai PKS juga akan merambah dan meraih sukses di wilayah Kabupaten Bogor lainnya pada pemilu 2024 yang akan datang.***

(Penulis adalah pemerhati masyarakat)

175 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Copyright © 2019 Pajajaran News                        All Rights Reserved Powered by MasHer