banner 728x250

Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Bogor Harus Berdampak Pada Kesehatan dan Kecerdasan Anak

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}
banner 120x600
banner 468x60

PN. BOGOR | —Pencapaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bogor menunjukkan progres signifikan dengan pendirian ratusan Satuan Produksi Pangan Gizi (SPPG) yang tersebar di hampir seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor, menargetkan pemenuhan gizi untuk anak sekolah, ibu hamil, dan balita.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Haji Fikri Hudi Oktiarwan menilai hal tersebut sebagai hasil dari kolaborasi antara Pemkab Bogor, Badan Gizi Nasional (BGN), TNI/Polri, dan Kejaksaan dalam menekan stunting dan menciptakan generasi sehat, meskipun masih perlu evaluasi serta pengawasan ketat untuk memastikan kualitas dan cakupan yang merata di seluruh Kabupaten Bogor.

banner 325x300

“Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bogor ini kan sudah berjalan sejak awal tahun 2025, dengan target perluasan hingga awal tahun 2026, kita berharap pemkab Bogor melaksanakan komitmennya menuntaskan program ini di seluruh wilayah pada Januari 2026,” tutur Haji Fikri, Selasa (20/1/2026).

Seperti di ketahui bahwa MBG adalah program unggulan dari Presiden Prabowo Subianto untuk membangun kualitas sumber daya manusia serta generasi cerdas dan unggul tahun 2045.

“Hingga saat ini saya masih mendukung program unggulan dari Pemerintah Pusat ini. Bagus dong, memberi makan siang dan susu gratis untuk para siswa dan ibu menyusui itu kan artinya pemerintahan pak Prabowo sangat memperhatikan gizi anak didik, balita juga ibu hamil,” ucap Haji Fikri.

Politisi PKS itu mendorong pemberian makan bergizi gratis terus diperluas hingga menjangkau seluruh pelosok Kabupaten Bogor. Pelaksanaannya harus dilakukan secara kolaborasi melalui sistem katering melibatkan potensi lokal Kepala Desa dan Bumdes serta didampingi Dinas terkait.

Haji Fikri berharap, program MBG akan semakin memperkuat proses pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Bogor, dan harus berdampak kepada meningkatnya kecerdasan anak-anak, semakin sehat dan tahan terhadap penyakit.***(Liss)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *