banner 728x250

PKS Jabar Bangun Jalur Dengar Aspirasi Warga Dari Tingkat Kecamatan Ketingkat Provinsi

banner 120x600
banner 468x60

PN. BOGOR | — Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat, Iwan Suryawan, menegaskan bahwa kehadiran pimpinan wilayah di tingkat kecamatan bukan sekadar agenda internal partai, melainkan upaya membangun jalur aspirasi warga dari akar rumput hingga ke tingkat pengambil kebijakan di provinsi.

Melalui kunjungan ke Dewan Pengurus Cabang (DPC), PKS Jawa Barat ingin memastikan kebutuhan dan keluhan masyarakat tidak berhenti di level lingkungan, tetapi benar-benar diterjemahkan menjadi program dan kebijakan yang relevan.

banner 325x300

“Kita turun ke DPC itu untuk belajar terus, mendengarkan mereka, dan menerima masukan apa pun,” inilah kutipan Iwan Suryawan atau akrab disapa Abah Iwan dalam sesi wawancara untuk konten YouTube-nya, pada Kamis, 28/1/2026.

Menurut Abah Iwan, DPC memegang peran strategis sebagai titik temu pertama antara partai dan warga. Di tingkat inilah kader berhadapan langsung dengan persoalan sehari-hari masyarakat, mulai dari isu lingkungan, pelayanan publik, hingga kebutuhan sosial dan ekonomi keluarga. Karena itu, ia menilai, kualitas program di tingkat provinsi sangat ditentukan oleh seberapa baik struktur di kecamatan mampu menyerap dan menyampaikan aspirasi warga.

Ia menjelaskan, setelah penataan struktur organisasi dari tingkat DPW hingga DPD yang dituntaskan sepanjang 2025, PKS Jawa Barat kini memasuki fase implementasi program. Tahap ini, menurutnya, menuntut komunikasi yang lentur dan suasana kerja yang terbuka agar setiap masukan dari lapangan bisa diolah menjadi langkah konkret, bukan sekadar laporan administratif.

“Yang sudah baik kita lanjutkan, yang kurang kita perbaiki bersama. Kita juga ingin memahami beban yang dijalani DPC dalam menjalankan program,” ujarnya.

Abah Iwan menekankan bahwa proses turun dan mendengar ini bukan hanya soal efektivitas organisasi, tetapi juga bagian dari membangun kepercayaan publik. Ia meyakini, ketika warga merasa didengar, partisipasi sosial akan tumbuh dan program yang dijalankan akan lebih tepat sasaran.

Dengan membuka ruang dialog langsung di tingkat kecamatan, PKS Jawa Barat berharap dapat menyelaraskan agenda partai dengan kebutuhan nyata masyarakat, sekaligus memperkuat peran DPC sebagai penghubung antara suara warga dan kebijakan di tingkat provinsi.

“Kenapa harus belajar turun? Karena itu melatih tubuh dan hati kita untuk menjalani semua program yang ada,” pungkasnya

Sementara itu anggota DPRD Jawa Barat dapil Kabupaten Bogor, Haji Fikri Hudi Oktiarwan, S.Sos mengaku siap melaksanakan arahan pimpinan DPW Jawa Barat, Haji Fikri berpandangan kunjungan wakil rakyat ke daerah pemilihan tidak sekedar menggugurkan kewajiban kerja saja, namun harus bisa memastikan setiap aspirasi warga dapat tersampaikan ke jenjang lebih tinggi yaitu pemerintah provinsi Jawa Barat.

“Kunjungan kerja pimpinan partai atau pejabat publik ke tengah masyarakat harus berdampak positif bagi masyarakat dengan memastikan setiap kegiatan tersebut menghasilkan output konkret, seperti perbaikan kebijakan, pengawasan anggaran, atau serapan aspirasi yang nyata. Kalau dia seorang anggota dewan, kunjungan kerja bukan sekadar perjalanan dinas, melainkan bagian dari fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan untuk kesejahteraan rakyat,” kata Haji Fikri.***

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *