PN. BOGOR | — Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Jawa Barat Haji Fikri Hudi Oktiarwan, S.Sos menilai penguatan peran masyarakat menjadi bagian penting dalam pembangunan demokrasi sekaligus keberlanjutan kepemimpinan di Jawa Barat.
Pandangan tersebut disampaikan H. Fikri saat memberikan materi dalam kegiatan pengawasan pemerintahan yang diikuti tidak kurang dari 100 peserta yang terdiri dari para santri dan masyarakat di pondok pesantren Al Multazam desa Parigi Kecamatan Rumpin, Jum’at (13/2/2026).
Dalam pertemuan itu, Haji Fikri mengapresiasi peran masyarakat wabil khusus para santri dalam proses pengembangan demokrasi di tengah masyarakat Rumpin. Hal itu di ungkapkannya setelah mendapatkan pertanyaan dari para santri terkait pentingnya pengarusutamaan peran masyarakat, pemuda dan pelajar dalam ruang kebijakan publik dan demokrasi.
Menurut anggota komisi IV DPRD Jabar itu masyarakat dan generasi muda memiliki posisi strategis dalam memastikan keberlanjutan demokrasi. Karena itu, diperlukan upaya yang konsisten untuk mendorong partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas kepemimpinan mereka.
“Penguatan peran masyarakat dan pemuda perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pembinaan dan pemberian ruang partisipasi yang memadai,” kata Haji Fikri
Ia menambahkan, Fraksi PKS Jawa Barat memandang keterlibatan masyarakat dan pemuda sebagai bagian dari upaya membangun demokrasi yang sehat dan berkelanjutan. Partisipasi tersebut, menurutnya, perlu diarahkan agar bersifat substantif, tidak sekadar simbolik.
“Fraksi PKS Jawa Barat berkomitmen mendorong proses regenerasi yang terencana dan inklusif, dengan membuka kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat terkhusus generasi muda untuk berkontribusi,” ujarnya.
Mantan ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bogor itu menegaskan, PKS menempatkan penguatan peran masyarakat dan pemuda sebagai bagian dari agenda strategisnya di parlemen. Komitmen tersebut diwujudkan melalui upaya berkelanjutan untuk menghadirkan ruang dialog dan partisipasi yang lebih luas bagi generasi muda.***(Dull)


















