PN. BOGOR | — Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Haji Fikri Hudi Oktiarwan, S.Sos, Sabtu (14/2/2026) hadir dalam acara puncak Launching Pasar Tani Nasional yang dilaksanakan oleh Bidang Tani dan Nelayan DPP PKS sekaligus pasar murah menyambut Ramadhan 1447H. Kegiatan tersebut dipusatkan di halaman Kantor DPD PKS Kabupaten Bogor, Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor.
Dewan asal Daerah Pemilihan IV Kabupaten Bogor itu menegaskan bahwa kegiatan Launching Pasar Tani digelar dalam rangka mengoptimalkan hasil pertanian dan menjaga ketahanan pangan masyarakat menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.
Mantan Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bogor itu juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Launching Pasar Tani yang menurutnya bukan sekadar tempat transaksi jual beli, melainkan simbol kebangkitan ekonomi kerakyatan, khususnya bagi para petani lokal Kabupaten Bogor.
Dengan adanya kegiatan Pasar Tani di Kabupaten Bogor, diharapkan dapat menjadi wadah yang mempertemukan para petani secara langsung dengan konsumen. Dengan demikian, rantai distribusi dapat dipersingkat, harga menjadi lebih adil, serta kesejahteraan petani meningkat.
“Menurut saya, ini adalah langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Hal tersebut merupakan bagian dari komitmen Partai PKS yang akan terus mendorong kebijakan dan program yang berpihak kepada petani, nelayan, serta pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM),” ujarnya.
Sambil berbagi rezeki berupa uang belanja kepada peserta Launching Pasar Tani, Haji Fikri menegaskan bahwa sektor pertanian yang kuat akan menjadi fondasi kokohnya ekonomi masyarakat yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan para petani.
“Harapan saya, acara Launching Pasar Tani dan Pasar Murah PKS yang dilaksanakan hari ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Semoga ini menjadi awal dari gerakan bersama untuk mencintai dan menggunakan produk lokal. Dengan membeli hasil tani sendiri, masyarakat turut berkontribusi dalam membangun kemandirian dan kemajuan Kabupaten Bogor,” pungkasnya.***(Liss)


















