PN. BOGOR | — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Haji Fikri Hudi Oktiarwan, S.Sos, melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Ruang Serbaguna Sekolah Dasar Islam Terpadi (SDIT) Andalusia desa Ciseeng Kecamatan Ciseeng, Jum’at (13/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 70 orang peserta yang terdiri atas unsur guru, perwakilan desa, serta warga sekitar lokasi kegiatan. Dalam pemaparannya, Haji Fikri menyampaikan bahwa kegiatan pengawasan ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan fungsi DPRD dalam mengawasi kinerja pemerintah daerah.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan resmi pemerintahan, dalam hal ini tupoksi DPRD Jabar dalam melakukan pengawasan khususnya terhadap program-program yang telah dan sedang dijalankan, agar terlaksana sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tuturnya.
Selain itu, menurut legislator asal dapil Kabupaten Bogor ini, bahwa kegiatan pengawasan pemerintahan juga menjadi sarana komunikasi antara anggota DPRD Jabar dengan masyarakat, guna memperkuat sinergi dan kerja sama dalam mendukung kelancaran roda pemerintahan serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan pengawasan pemerintahan merupakan instrumen krusial dalam sistem administrasi publik yang bertujuan menjamin bahwa roda pemerintahan berjalan efisien, efektif, transparan, dan akuntabel sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” jelas Haji Fikri.
Ia juga menegaskan bahwa pengawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai kontrol atas penyimpangan (korupsi/maladministrasi), tetapi secara langsung berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan publik, yang pada akhirnya mewujudkan kesejahteraan rakyat.
Dalam forum tanya jawab beberapa peserta mempertanyakan terkait perbaikan jalan rusak yang menghambat mobilitas masyarakat, normalisasi irigasi untuk petani ikan di desa-desa seperti Babakan, Parigi Mekar, dan Ciseeng.
Permasalahan lain yang mengemuka, masih seringnya terjadi tindak kriminalitas, termasuk begal dan pengeroyokan yang terjadi di wilayah Pasar Ciseeng, yang memerlukan peningkatan keamanan. Masalah pengelolaan sampah rumah tangga dan pengolahan limbah juga sempat ditanyakan peserta kepada Haji Fikri.***(Liss)


















