PN. BOGOR | — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Haji Fikri Hudi Oktiarwan, S.Sos., melaksanakan kegiatan Pendidikan Politik (Dikpol) bagi para santri dari Pondok Pesantren Dar Elhijrah yang dilaksanakan di Pondok (Villa) Nur Amir, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Sabtu (14/3/2026).
Haji Fikri merupakan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Bogor yang aktif mendorong pendidikan demokrasi dan politik di lingkungan sekolah, pondok pesantren, serta komunitas pemuda. Hal tersebut dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran berdemokrasi yang sehat, meningkatkan partisipasi aktif pelajar, serta memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah.
Dalam sambutannya, Haji Fikri menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif para santri yang bersedia mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan literasi politik di kalangan generasi muda.
“Fokus dari kegiatan hari ini adalah edukasi dini mengenai nilai-nilai demokrasi,” tutur Haji Fikri.
Menurutnya, pendidikan politik merupakan salah satu instrumen penting dalam membentuk karakter generasi muda, khususnya dalam menumbuhkan kesadaran politik, demokrasi, dan kebangsaan.
“Kaum muda harus berpartisipasi dalam proses demokrasi, baik sebagai pemilih maupun sebagai yang dipilih. Pemuda juga merupakan agen perubahan yang memiliki ide-ide kreatif dalam gerakan sosial, termasuk memanfaatkan media sosial untuk menyuarakan aspirasinya,” kata Haji Fikri.
Melalui kegiatan pendidikan politik ini, para santri tidak hanya diperkenalkan pada konsep politik dan demokrasi, tetapi juga didorong untuk memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara yang memiliki kesadaran kritis terhadap dinamika kebangsaan dan kemasyarakatan.
“Saya mengajak para santri untuk tidak pernah meragukan kemampuan diri masing-masing hanya karena usia. Kalian semua adalah generasi yang melek digital dan kreatif,” tambahnya.
Mantan Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bogor tersebut berharap kegiatan pendidikan politik ini dapat menjadi wadah pembelajaran yang sehat dan inklusif, sekaligus memberikan manfaat dalam membangun demokrasi yang matang dan berkeadaban di Kabupaten Bogor.
“Kegiatan seperti ini adalah langkah awal untuk bersama-sama memajukan Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bogor, agar semakin maju, demokratis, dan sejahtera,” tutupnya.***(Wfa)


















