PN. BOGOR | — Menjelang arus mudik Lebaran 1447 H, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Haji Fikri Hudi Oktiarwan, S.Sos., menyampaikan ucapan selamat mudik kepada warga Kabupaten Bogor yang akan merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.
Menurut Haji Fikri, mudik bukan sekadar perpindahan fisik atau perjalanan geografis tahunan. Lebih dari itu, mudik merupakan sebuah narasi emosional dan fenomena sosial-kultural yang mendalam, yang mencakup berbagai aspek penting perjalanan kembali ke akar, ingatan, dan orang tua.
“Bagi para perantau, mudik adalah momen untuk mengobati rindu dan menemukan kembali makna hidup di kampung halaman,” tutur Haji Fikri.
Saat dihubungi Pajajaran.News, Minggu (15/3/2026), politisi PKS asal Kabupaten Bogor itu menjelaskan bahwa aktivitas mudik juga menjadi bagian dari perawatan keseimbangan sosial. Menurutnya, pulang ke kampung halaman berfungsi sebagai ritual tahunan yang merawat kenangan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat hubungan kekeluargaan dan identitas budaya.
“Saat pulang kampung, para perantau bukan hanya bertemu dengan keluarga, tetapi juga membawa pulang ide, pengetahuan, dan pengalaman yang dapat membuka peluang ekonomi baru bagi komunitas di kampung halaman,” tandas Haji Fikri.
“Saya mengucapkan selamat mudik kepada saudara-saudaraku warga Kabupaten Bogor. Semoga perjalanan berjalan aman, lancar, dan penuh kebahagiaan hingga dapat berkumpul kembali dengan orang-orang tercinta,” ujarnya.
Mantan Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bogor itu juga mengingatkan bahwa yang terpenting dalam perjalanan mudik bukanlah seberapa cepat sampai, melainkan selamat sampai tujuan. Ia mengimbau para pemudik agar tidak memaksakan diri jika merasa lelah di perjalanan.
“Segera beristirahat jika lelah, patuhi aturan lalu lintas, dan selalu menjaga kesehatan selama perjalanan,” pesannya.
Di akhir pernyataannya, Haji Fikri menyampaikan doa bagi seluruh pemudik asal Kabupaten Bogor. Ia berharap perjalanan mudik tahun ini membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi semua.
“Semoga seluruh pemudik berangkat dengan selamat, dapat berkumpul dengan keluarga di kampung halaman, dan kembali ke Bogor dengan selamat tanpa kekurangan suatu apa pun,” pungkasnya.***(Dull)


















