PN. BOGOR | — Mudik ke kampung halaman merupakan tradisi yang sangat dinantikan oleh sebagian besar perantau di Indonesia setiap tahunnya. Mudik bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan momen emosional untuk kembali ke akar, keluarga, dan kenangan.
Selain itu, mudik juga menjadi waktu yang tepat untuk bertemu keluarga besar, orang tua, dan teman masa kecil, sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan di tengah suasana kampung halaman yang penuh kehangatan.
Saat dihubungi Pajajaran.News pasca lebaran, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Haji Fikri Hudi Oktiarwan, S.Sos., mengimbau warga Kabupaten Bogor yang akan kembali ke rumah masing-masing agar selalu berhati-hati dalam berkendara, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Menurut Haji Fikri, setelah merayakan Lebaran di kampung halaman, banyak pemudik rentan mengalami kelelahan fisik dan mental yang dapat menurunkan fokus serta refleks saat berkendara.
Karena itu, politisi PKS Jawa Barat tersebut mengimbau agar warga tidak memaksakan diri saat perjalanan, rutin beristirahat di rest area, serta memprioritaskan keselamatan guna menghindari risiko kecelakaan di jalan.
“Saya mengingatkan warga Kabupaten Bogor yang selesai berlebaran di kampung halaman dan akan kembali menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat agar selalu ekstra hati-hati saat perjalanan pulang,” kata Haji Fikri, Rabu (25/3/2026).
Mantan Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bogor itu juga mengingatkan warga untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh, termasuk melakukan pengecekan pada rem, ban, lampu, serta kelengkapan kendaraan lainnya.
Selain itu, Haji Fikri menyarankan agar warga memanfaatkan posko mudik yang disediakan oleh PKS, aparat kepolisian, maupun instansi terkait untuk beristirahat apabila merasa lelah.
“Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi prioritas utama. Jika merasa lelah, sebaiknya beristirahat sejenak di posko pelayanan atau tempat yang aman sebelum melanjutkan perjalanan,” pungkasnya.***(Dull)


















