PN. BOGOR | — Wisata alam Bogor Timur (Jalur Puncak Dua, Sukamakmur) menawarkan pesona asri dengan panorama pegunungan yang indah, udara sejuk, serta air terjun yang menakjubkan. Beberapa destinasi unggulan di antaranya Gunung Luhur dan Puncak Khayangan yang ideal untuk camping, tracking, serta berburu foto dengan suasana yang tenang.
Keindahan alam Kabupaten Bogor secara keseluruhan merupakan karunia Allah SWT yang patut disyukuri, dijaga, dan dikelola dengan bijak oleh seluruh masyarakat. Kekayaan alam ini, mulai dari pegunungan hingga air terjun, menjadi aset berharga yang wajib dilestarikan agar tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
Hal tersebut disampaikan oleh Haji Fikri Hudi Oktiarwan, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, saat kegiatan halal bihalal pengurus DPC PKS Kecamatan Cileungsi bersama masyarakat Cileungsi, Minggu (12/4/2026). Politisi PKS tersebut mengatan bahwa keindahan alam tersebut dapat menjadi berkah bagi masyarakat sekitar jika dikelola menjadi tujuan wisatawan.
Haji Fikri menekankan pentingnya edukasi bagi masyarakat yang tinggal di wilayah wisata Kabupaten Bogor untuk meningkatkan kesadaran sadar wisata (sapta pesona), mengoptimalkan ekonomi lokal melalui UMKM dan pemanduan, serta mendorong inovasi paket wisata seperti kuliner tradisional dan kerajinan tangan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan alam dan budaya. Pemberdayaan ini diharapkan mampu mengubah masyarakat dari sekadar penonton menjadi pelaku aktif dalam pariwisata berkelanjutan.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya perbaikan infrastruktur sebagai pengungkit kemajuan pariwisata desa. Menurutnya, pemerintah dapat bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mempercepat pembangunan infrastruktur menuju objek wisata, termasuk pembangunan jalan desa.
“Potensi alam yang indah harus dibarengi dengan kesiapan sumber daya manusia. Oleh karena itu, pelatihan serta pembekalan bagi pemandu wisata menjadi bagian yang perlu dipersiapkan secara matang,” tambahnya.
Menurutnya, Kabupaten Bogor akan maju pesat dengan mengandalkan potensi wisata alam serta budaya lokal. Beberapa contoh destinasi wisata populer di wilayah Bogor bagian timur meliputi air terjun (curug) seperti Curug Cipamingkis dan Curug Cisarua 2, Desa Wargajaya, jalur pendakian perbukitan seperti Gunung Luhur dan Legok Jambu, Gunung Kandaga yang merupakan kawasan cagar alam di Desa Antajaya, Kecamatan Tanjungsari, serta Penangkaran Rusa Cariu.
Mantan Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bogor itu juga menyebutkan beberapa destinasi unggulan lainnya, seperti Desa Wisata Malasari di Kecamatan Nanggung yang terkenal dengan kopi Halimun, gula merah, permainan tradisional, serta teknologi VR untuk tur virtual. Selain itu, Desa Wisata Purwabakti di Kecamatan Cisarua menawarkan keindahan alam terasering, curug, wisata budaya Seren Taun, edukasi pertanian organik, produksi gula aren, serta berbagai produk lokal seperti kopi dan kerajinan bambu.
Terdapat pula Kampung Koboy di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua yang mengangkat budaya joki kuda lokal dengan konsep pedesaan asri. Sementara itu, wisata alam Cilember di Kecamatan Megamendung dikembangkan berbasis komunitas dengan berbagai aktivitas, seperti menanam padi, membuat kerajinan bunga dari limbah kayu, pencak silat, serta penyediaan fasilitas homestay.
“Salah satu faktor kemajuan Kabupaten Bogor berbasis pada wisata alam itu sangat relevan dengan potensi wilayah saat ini. Kabupaten Bogor kini menjadi daerah kunjungan wisatawan tertinggi di Jawa Barat, dengan total mencapai 15,7 juta wisatawan, yang menunjukkan bahwa wisata alam adalah magnet utama,” pungkas Haji Fikri.***(Dull)


















