CIBINONG, pajajarannews.com – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot, yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media sosial resmi, Tim Teknik Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor bergerak melakukan penelusuran serta penanganan terhadap gangguan distribusi air bersih.
Hasil monitoring dilapangan menunjukkan adanya penurunan tekanan air disepanjang jalur distribusi Metro – Cibinong yang berdampak langsung kepada 1.021 pelanggan di wilayah Tarikolot.
Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Abdul Somad, menyampaikan berbagai langkah strategis untuk percepatan penanganan. Di antaranya pembangunan jaringan pipa baru sepanjang ± 683 meter dengan diameter 6 inch dari Booster Citeureup menuju Tarikolot melalui jalur Cibinong – Citeureup (Booster Pump Sukaraja), yang telah diselesaikan pada 10 April 2026.
“Selain itu, dilakukan pula optimalisasi sistem distribusi melalui penambahan debit inlet, pemasangan valve untuk pengaturan aliran, serta peningkatan tekanan pompa pada Booster Pump Citeureup. Upaya ini diperkuat dengan penambahan suplai dari Booster Az-Zikra Sentul, guna mendukung kebutuhan air di wilayah Tarikolot,” ucapnya, Jumat (24 April 2026).
Petugas Tirta Kahuripan juga melaksanakan pemasangan gate valve untuk pengaturan aliran serta pekerjaan tapping pipa pada jalur Pondok Citeureup dan Tarikolot.
Saat ini, Tim Distribusi Tirta Kahuripan terus melakukan berbagai langkah teknis untuk meningkatkan debit dan suplai air, guna memenuhi kebutuhan pelanggan secara bertahap. Upaya ini meliputi pengaturan sistem distribusi serta optimalisasi sumber pasokan yang tersedia.
Manajemen Perumda Air Minum Tirta Kahuripan menyampaikan permohonan maaf atas gangguan pengaliran yang tidak sebentar di wilayah tarikolot, dikarenakan membutuhkan waktu untuk melakukan step test evaluasi pengaliran dari hulu ke hilir.
Perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta respons terhadap kebutuhan pelanggan. (ALGIST)


















