banner 728x250

Pendidikan Demokrasi, H. Fikri Hudi Perkenalkan Nilai-Nilai Demokrasi Mulai Dari Bangku Sekolah

banner 120x600
banner 468x60

PN. BOGOR | — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Haji Fikri Hudi Oktiarwan, S.Sos melakukan kegiatan Pendidikan Demokrasi untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terutama para pelajar tentang pentingnya nilai-nilai demokrasi serta peran lembaga-lembaga negara.

Kegiatan Pendidikan Demokrasi ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Cijeruk Kabupaten Bogor pada hari Senin, 24 November 2025. Kegiatan tersebut di hadiri sekira 80 siswa putra dan putri, serta para guru pembimbing.

banner 325x300

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Jabar dan DPRD Jawa Barat untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar, melalui pendidikan demokrasi yang santun, mendidik, dan berorientasi pada pembentukan karakter pelajar cerdas serta berintegritas,” tutur Haji Fikri.

Selanjutnya, dewan asal PKS itu menekankan pentingnya pemahaman demokrasi yang bukan hanya sekadar sistem pemerintahan, tetapi juga budaya yang harus dijaga melalui partisipasi aktif para pemuda dan pelajar yang akan melahirkan sikap saling menghormati, serta tanggung jawab sosial dalam masyarakat.

Menurut Haji Fikri, dunia pendidikan memiliki peran utama dalam menanamkan nilai demokrasi sejak dini. Melalui kegiatan semacam ini, diharapkan para siswa dapat memahami fungsi DPRD sebagai lembaga yang mewakili rakyat dan memiliki tanggung jawab dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Selain pemaparan materi dari anggota dewan, kegiatan pendidikan demokrasi ini juga diisi dengan materi oleh praktisi hukum yang merupakan direktur HEI Law Firm Bogor Raya, Edi Iriawadi, SH, MH. yang mengangkat materi tentang Bullying yang sedang marak di dunia pendidikan akhir-akhir ini.

Menurut Edi, tindakan bullying sangat berbahaya karena berdampak luas, baik secara fisik maupun mental, pada korban dan pelakunya. Korban sering mengalami masalah kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, dan bahkan pemikiran bunuh diri, serta masalah kesehatan fisik seperti sakit kepala dan gangguan pencernaan. Selain itu, bullying juga bisa menyebabkan penurunan prestasi akademik, isolasi sosial, hingga rusaknya hubungan sosial di masa depan.

Edi memberikan solusi cara mengatasi bullying, menurutnya korban sebaiknya mencari bantuan dari orang terpercaya seperti guru atau orang tua, berbicara dengan tenang kepada pelaku, dan menghindari situasi konfrontasi langsung. Selain itu, penting untuk mengumpulkan bukti verbal seperti tangkapan layar, dan meminta pertolongan dari orang lain atau teman untuk membela.

Sementara bagi para pelaku, Edi menyarankan penanganan yang tepat dengan cara konseling agar mereka memahami kesalahan dan tidak mengulanginya lagi.

Wakil Kepala sekolah SMAN 1 Cijeruk yang mengikuti acara tersebut menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kegiatan pendidikan demokrasi di sekolahnya. Menurutnya, kehadiran anggota DPRD secara langsung di lingkungan sekolah memberikan inspirasi dan pemahaman nyata bagi siswa tentang pentingnya demokrasi dan kepemimpinan yang beretika.

Wakil kepala sekolah berharap kegiatan ini menjadi momentum dalam memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan dunia pendidikan dalam membangun kesadaran demokrasi di kalangan pelajar dan generasi muda.***(Dull)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *