PN. BOGOR | — Pendidikan demokrasi bagi pelajar SMA penting dilakukan untuk membentuk warga negara muda yang kritis, bertanggung jawab, dan toleran dalam pemahaman nilai-nilai demokrasi, literasi politik digital, serta partisipasi aktif di sekolah.
Karenanya pendidikan demokrasi harus menyasar semua unsur dalam masyarakat termasuk pelajar menengah atas (SMA) jika ingin kualitas demokrasi kita meningkat. Demikian dikatakan Haji Fikri di hadapan pelajar SMAN 1 Bojonggede, Jum’at (30/1/2026).
Anggota komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat itu menegaskan bahwa pendidikan demokrasi harus menjangkau semua kelompok-kelompok yang ada dalam masyarakat jika ingin meningkatkan kualitas demokrasi secara menyeluruh.
Menurutnya masyarakat yang melek demokrasi adalah fondasi utama bagi pembangunan daerah yang demokratis dan berkeadilan. Oleh karenanya DPRD Jawa Barat menyasar keterlibatan para pelajar karena mereka adalah calon-calon pelaku demokrasi dimasa mendatang.
“Para pelajar kita tanamkan semangat berdemokrasi yang sehat dan inklusif, sehingga nantinya mereka dapat menjadi agen edukasi demokrasi yang baik di lingkungannya masing-masing sehingga dapat mendorong partisipasi aktif, dan memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah,” kata Haji Fikri.
Harapannya dengan keterlibatan para pelajar sejak dini dapat menciptakan iklim demokrasi politik yang sehat semakin tumbuh dan matang di Kabupaten Bogor dan secara lebih luas di wilayah Jawa Barat.***(Wfa)


















