PN. BOGOR | — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Haji Fikri Hudi Oktiarwan, S.Sos., menggelar kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun 2025–2026 di GOR Desa Sirnasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jum’at (27/2/2026).
Kegiatan reses tersebut dihadiri sekitar 100 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta pengurus dan anggota Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Kecamatan Dramaga. Dalam kesempatan itu, Haji Fikri menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar menjalankan agenda formal DPRD, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi sekaligus wadah menyerap aspirasi warga secara langsung.
“Kehadiran saya pagi ini saya niatkan untuk bersilaturahmi sambil menyerap aspirasi dari bapak, ibu, juga para pemuda di Dramaga ini,” tutur Haji Fikri.
Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat tersebut mengatakan bahwa pembangunan yang sedang diperjuangkan tidak hanya sebatas infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia (SDM), khususnya di bidang pendidikan serta pengentasan buta huruf latin dan huruf Al-Qur’an.
“Selain pembangunan fisik seperti jalan dan jembatan, pembangunan sarana pendidikan dan peningkatan kualitas SDM juga sangat penting,” tegasnya.
Menurut Haji Fikri, kegiatan reses menjadi langkah strategis bagi setiap anggota Fraksi PKS DPRD Jawa Barat untuk memperkuat peran nyata di tengah masyarakat, khususnya di daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Bogor. Hal ini bertujuan untuk memastikan setiap aspirasi warga dapat terhubung langsung dengan kebijakan pembangunan di tingkat provinsi.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah peserta reses menyampaikan berbagai aspirasi terkait permasalahan yang kerap muncul di Kecamatan Dramaga. Di antaranya kemacetan di Jalan Raya Dramaga, potensi bencana alam seperti tanah longsor dan banjir, infrastruktur jalan rusak, serta penertiban bangunan liar dan pedagang kaki lima (PKL). Selain itu, muncul pula isu sosial terkait keamanan, seperti kasus pengeroyokan.
“Kami hanya ingin kejelasan, apakah bapak dewan dari PKS bisa membantu warga dalam menyelesaikan atau memperbaiki permasalahan yang sudah kami sampaikan,” kata Aryo, salah satu peserta reses.
Menanggapi hal tersebut, Haji Fikri menyampaikan terima kasih atas perhatian dan aspirasi yang disampaikan warga serta menyatakan kesiapannya untuk memperjuangkan berbagai masukan tersebut di tingkat provinsi.
Menurutnya, banyaknya keluhan yang disampaikan justru menunjukkan masih adanya kepercayaan masyarakat terhadap wakil rakyat dari PKS.
Sementara itu, Ketua DPD PKS Kabupaten Bogor, H. Wasto, S.Hut., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada Haji Fikri yang telah turun langsung menemui masyarakat.
H. Wasto mengatakan bahwa kegiatan reses menjadi forum untuk mempererat silaturahmi antara masyarakat dan anggota dewan yang telah dipilih pada Pemilu 2024 lalu.
“Setiap reses anggota dewan asal PKS bukan sekadar agenda politik semata, tetapi momentum untuk memperkuat ukhuwah dan kebersamaan,” kata H. Wasto.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan pembagian bingkisan paket sembako kepada peserta yang hadir sebagai bentuk kepedulian PKS kepada masyarakat. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menutup rangkaian kegiatan reses tersebut.***(Wfa)


















