PN. BOGOR | – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat daerah pemilihan Kabupaten Bogor dari Fraksi PKS, Haji Fikri Hudi Oktiarwan, S.Sos., melaksanakan kegiatan Reses III Masa Persidangan Tahun 2025–2026 di Kantor DPC PKS Kecamatan Rumpin, tepatnya di Cidaku Rabak, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, pada Rabu (17/6/2026).
Dalam kegiatan yang dihadiri pengurus PKS, tokoh masyarakat, serta warga setempat tersebut, Haji Fikri menyerap berbagai aspirasi masyarakat yang selama ini menjadi persoalan utama di wilayah Bogor Barat, khususnya Kecamatan Rumpin.
Menurutnya, keluhan yang paling banyak disampaikan warga berkaitan dengan kondisi infrastruktur jalan yang masih membutuhkan perhatian, minimnya penerangan jalan umum, persoalan pengelolaan sampah yang belum tertangani secara optimal, hingga banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.
“Banyak masukan yang kami terima dari masyarakat Rumpin terkait jalan, lampu penerangan jalan, dan persoalan sampah. Kami terus berkoordinasi dengan rekan-rekan dari Fraksi PKS di DPRD Kabupaten Bogor agar solusi yang dihadirkan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Haji Fikri.
Selain itu, warga juga menyampaikan persoalan saluran drainase yang mengalami penyumbatan, termasuk di sejumlah kawasan yang terdampak aktivitas pertambangan sehingga memperparah genangan dan banjir ketika curah hujan tinggi. Aspirasi lain yang muncul antara lain pemblokiran kepesertaan BPJS Kesehatan bagi sebagian warga kurang mampu serta kebutuhan perbaikan ruang-ruang sekolah yang mengalami kerusakan.
Haji Fikri menegaskan bahwa kehadirannya melalui agenda reses merupakan bentuk tanggung jawab sebagai wakil rakyat untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan selaras dengan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
“Aspirasi yang saya dapat hari ini akan menjadi bahan laporan resmi dalam sidang paripurna. Saya bersama Pak Sutoto anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKS, berkomitmen memperjuangkan usulan-usulan yang telah disampaikan, baik di bidang infrastruktur, pendidikan, maupun kesehatan, agar dapat masuk dalam perencanaan pembangunan pemerintah,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa Kecamatan Rumpin masih menghadapi sejumlah tantangan pembangunan, mulai dari peningkatan kualitas jalan dan akses transportasi, penataan sistem drainase untuk mengurangi risiko banjir, pengelolaan sampah yang lebih efektif, hingga penyediaan fasilitas umum yang memadai bagi masyarakat.
Melalui forum reses tersebut, Haji Fikri membuka ruang seluas-luasnya bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, termasuk terkait pelayanan kesehatan, pendidikan, dan upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Dengan melihat kondisi lapangan secara langsung, saya akan memetakan skala prioritas usulan program pembangunan yang benar-benar dibutuhkan konstituen di Rumpin,” katanya.
Politisi PKS Jawa Barat itu menegaskan bahwa reses bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan jembatan komunikasi antara rakyat dan pemerintah agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan Reses III tersebut turut dihadiri Ketua Dapil 5 PKS Dindin beserta para tokoh PKS Bogor Barat, pengurus DPC dan ranting PKS, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Acara berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan ditutup dengan pembagian paket sembako kepada seluruh peserta yang hadir sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.***(Liss)


















