PN. BOGOR — Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bogor memperingati Milad ke-24 dengan mengusung tema yang berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat, yakni ketahanan pangan, ketahanan energi, dan penguatan ekonomi.
Ketua Panitia Milad ke-24 DPD PKS Kabupaten Bogor dr. Hasmi mengatakan bahwa usia PKS yang semakin matang harus diiringi dengan kontribusi yang semakin nyata bagi masyarakat Kabupaten Bogor.
Menurut Hasmi, yang juga Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Keluarga (Bipeka) DPD PKS Kabupaten Bogor, situasi global yang penuh ketidakpastian menuntut kesiapan masyarakat untuk memperkuat sektor-sektor strategis yang langsung menyentuh kebutuhan sehari-hari.
“Dari perayaan menjadi gerakan. Inilah fokus dan ikhtiar PKS dalam agenda Milad ke-24 ini. Usia yang semakin dewasa membuat tantangan semakin besar, sehingga diperlukan langkah-langkah konkret untuk memperkuat ketahanan ekonomi, pangan, dan energi demi menjaga kedaulatan bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD PKS Kabupaten Bogor H. Wasto, S.Hut., M.Pd., didampingi Sekretaris DPD H. Suprapto, S.E., dalam keterangan persnya di halaman belakang kantor DPD Kabupaten Bogor, Minggu (26/4/2026), menegaskan bahwa perayaan milad tahun ini dikemas secara sederhana namun berdampak luas.
“Perayaan milad ini tidak dibuat hura-hura atau glamor. Kami mengusung konsep low budget, high impact, mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi fluktuasi harga,” tutur H. Wasto.
Menurutnya, peringatan Milad ke-24 tahun ini tidak hanya berlangsung pada 20 April, tetapi digelar selama satu bulan hingga 20 Mei 2026, dengan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat Kabupaten Bogor.
PKS Kabupaten Bogor mengembangkan program urban farming dengan memanfaatkan lahan sempit yang berada di halaman belakang kantor DPD PKS Kabupaten Bogor. Kader PKS didorong untuk menanam sayuran dan membudidayakan ikan menggunakan media sederhana, seperti galon bekas, serta mengadakan pelatihan urban farming di wilayah masing-masing.
Selain itu, PKS Kabupaten Bogor juga menginisiasi program pembentukan ekosistem bisnis berbasis kader melalui program “One UPPA One Product”. Setiap unit pembinaan anggota di PKS didorong untuk menghasilkan produk unggulan yang akan dipasarkan melalui platform digital.
H. Wasto mengingatkan seluruh anggota partai untuk tetap fokus pada penguatan peran partai sebagai pelayan rakyat, peningkatan ketahanan nasional, serta konsistensi dalam berkhidmat untuk rakyat. PKS diharapkan semakin matang, kokoh, dan dekat dengan rakyat, serta terus konsisten membela keadilan dan menjaga nilai-nilai moral.
Dengan semboyan “Kantorku Kebunku, Rumahku Kebunku”, PKS Kabupaten Bogor ingin memberikan solusi nyata dalam penguatan ketahanan ekonomi, pangan, dan energi.
Acara milad kali ini dihadiri pimpinan DPTD PKS Kabupaten Bogor, anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten, para mantan Ketua DPD dari periode ke periode, serta para Ketua Bidang DPD. Turut hadir pula sesepuh PKS Kabupaten Bogor, H. Soenmandjaja Rukmandis dan H. Eka Hardiana, Lc.***(Dull)


















