PN. BOGOR | – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Fikri Hudi Oktiarwan, S.Sos, mengapresiasi program Kemah Bela Negara (Kembara) dan Latihan Perempuan Siaga (Latansa) PKS. Menurutnya, kedua program tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat semangat bela negara, karakter kebangsaan.
Pernyataan tersebut disampaikan Haji Fikri saat menjadi pembicara dalam kegiatan Kembara yang diselenggarakan DPD PKS Kabupaten Bogor yang digelar di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu.
Dalam pemaparannya, Haji Fikri menjelaskan bahwa program Kembara merupakan pengembangan dari kegiatan yang sebelumnya dikenal sebagai Kemah Bakti Nusantara. Kini, program tersebut bertransformasi menjadi Kemah Bela Negara, sementara bagi kader dan peserta perempuan disiapkan program Latansa (Latihan Perempuan Siaga).
“Dulu kepanjangannya Kemah Bakti Nusantara, sekarang diubah menjadi Kemah Bela Negara. Untuk yang perempuan ada program Latansa (Latihan Perempuan Siaga). Menurut saya program ini merupakan program yang sangat bagus,” ujar Haji Fikri.
Menurutnya, perubahan konsep tersebut menunjukkan komitmen PKS untuk terus menghadirkan program pembinaan yang relevan dengan perkembangan situasi nasional maupun internasional.
Haji Fikri menilai, kondisi geopolitik global yang semakin kompleks, mulai dari konflik antarnegara, ancaman keamanan siber, krisis pangan dan energi, hingga potensi bencana alam akibat perubahan iklim, menuntut setiap warga negara memiliki kesadaran dan kesiapan dalam menjaga ketahanan bangsa.
“Terutama dalam menyikapi situasi geopolitik sekarang ini yang sedang sangat tidak menentu. Kita sebagai warga negara Indonesia tentu harus punya kesiapan untuk bagaimana membangun sistem pertahanan negara yang lebih baik,” katanya.
Menurut anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat tersebut, semangat bela negara tidak selalu diwujudkan melalui pendekatan militer, tetapi juga melalui pembentukan karakter, disiplin, kepedulian sosial, kemampuan menghadapi bencana, hingga penguatan persatuan dan gotong royong di tengah masyarakat.
Mantan ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bogor itu menegaskan bahwa program Kembara dan Latansa sangat relevan dengan kondisi Jawa Barat, sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia serta memiliki bonus demografi yang harus diarahkan menjadi kekuatan pembangunan bangsa.
Ia menilai generasi muda Jawa Barat perlu dibekali wawasan kebangsaan, kepemimpinan, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi menghadapi berbagai tantangan masa depan agar tidak mudah terpengaruh oleh paham radikalisme, disinformasi, maupun budaya yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
Di Kabupaten Bogor, lanjutnya, pembinaan karakter melalui kegiatan seperti Kembara dan Latansa juga menjadi sangat penting mengingat wilayah ini memiliki jumlah penduduk yang besar, tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi, serta keragaman sosial yang membutuhkan penguatan nilai persatuan dan semangat gotong royong.
“Kita ingin masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki rasa cinta tanah air, disiplin, tangguh, peduli terhadap lingkungan, serta siap menjadi bagian dari solusi ketika bangsa menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.
Haji Fikri menegaskan bahwa sebagai partai politik nasional, PKS memiliki komitmen kuat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, berbagai program yang bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan dan semangat bela negara perlu terus didukung dan diperluas pelaksanaannya.
“PKS sebagai partai politik nasional yang tentu punya komitmen yang sama untuk menjaga NKRI, maka program ini sangat relevan untuk menyikapi dinamika geopolitik yang ada saat ini. Karena itu saya sangat mendukung apa yang sedang digencarkan oleh DPP PKS,” tegasnya.
Ia berharap melalui Kembara dan Latansa akan lahir kader-kader serta masyarakat yang tidak hanya memiliki kapasitas intelektual dan kepemimpinan, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Menurut Haji Fikri, pembangunan Indonesia yang kuat tidak hanya bertumpu pada kemajuan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga memerlukan sumber daya manusia yang berkarakter, berjiwa nasionalis, serta memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan. Program Kembara dan Latansa dinilai menjadi salah satu kontribusi nyata dalam mewujudkan tujuan tersebut, khususnya bagi masyarakat Jawa Barat dan Kabupaten Bogor.***(Dull)


















