banner 728x250

Haji Fikri Apresiasi Program Kembara dan Latansa PKS, Nilai Relevan Perkuat Semangat Bela Negara

banner 120x600
banner 468x60

PN. BOGOR | – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Fikri Hudi Oktiarwan, S.Sos, mengapresiasi program Kemah Bela Negara (Kembara) dan Latihan Perempuan Siaga (Latansa) PKS. Menurutnya, kedua program tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat semangat bela negara, karakter kebangsaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Haji Fikri saat menjadi pembicara dalam kegiatan Kembara yang diselenggarakan DPD PKS Kabupaten Bogor yang digelar di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu.

banner 325x300

Dalam pemaparannya, Haji Fikri menjelaskan bahwa program Kembara merupakan pengembangan dari kegiatan yang sebelumnya dikenal sebagai Kemah Bakti Nusantara. Kini, program tersebut bertransformasi menjadi Kemah Bela Negara, sementara bagi kader dan peserta perempuan disiapkan program Latansa (Latihan Perempuan Siaga).

“Dulu kepanjangannya Kemah Bakti Nusantara, sekarang diubah menjadi Kemah Bela Negara. Untuk yang perempuan ada program Latansa (Latihan Perempuan Siaga). Menurut saya program ini merupakan program yang sangat bagus,” ujar Haji Fikri.

Menurutnya, perubahan konsep tersebut menunjukkan komitmen PKS untuk terus menghadirkan program pembinaan yang relevan dengan perkembangan situasi nasional maupun internasional.

Haji Fikri menilai, kondisi geopolitik global yang semakin kompleks, mulai dari konflik antarnegara, ancaman keamanan siber, krisis pangan dan energi, hingga potensi bencana alam akibat perubahan iklim, menuntut setiap warga negara memiliki kesadaran dan kesiapan dalam menjaga ketahanan bangsa.

“Terutama dalam menyikapi situasi geopolitik sekarang ini yang sedang sangat tidak menentu. Kita sebagai warga negara Indonesia tentu harus punya kesiapan untuk bagaimana membangun sistem pertahanan negara yang lebih baik,” katanya.

Menurut anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat tersebut, semangat bela negara tidak selalu diwujudkan melalui pendekatan militer, tetapi juga melalui pembentukan karakter, disiplin, kepedulian sosial, kemampuan menghadapi bencana, hingga penguatan persatuan dan gotong royong di tengah masyarakat.

Mantan ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bogor itu menegaskan bahwa program Kembara dan Latansa sangat relevan dengan kondisi Jawa Barat, sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia serta memiliki bonus demografi yang harus diarahkan menjadi kekuatan pembangunan bangsa.

Ia menilai generasi muda Jawa Barat perlu dibekali wawasan kebangsaan, kepemimpinan, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi menghadapi berbagai tantangan masa depan agar tidak mudah terpengaruh oleh paham radikalisme, disinformasi, maupun budaya yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

Di Kabupaten Bogor, lanjutnya, pembinaan karakter melalui kegiatan seperti Kembara dan Latansa juga menjadi sangat penting mengingat wilayah ini memiliki jumlah penduduk yang besar, tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi, serta keragaman sosial yang membutuhkan penguatan nilai persatuan dan semangat gotong royong.

“Kita ingin masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki rasa cinta tanah air, disiplin, tangguh, peduli terhadap lingkungan, serta siap menjadi bagian dari solusi ketika bangsa menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.

Haji Fikri menegaskan bahwa sebagai partai politik nasional, PKS memiliki komitmen kuat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, berbagai program yang bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan dan semangat bela negara perlu terus didukung dan diperluas pelaksanaannya.

“PKS sebagai partai politik nasional yang tentu punya komitmen yang sama untuk menjaga NKRI, maka program ini sangat relevan untuk menyikapi dinamika geopolitik yang ada saat ini. Karena itu saya sangat mendukung apa yang sedang digencarkan oleh DPP PKS,” tegasnya.

Ia berharap melalui Kembara dan Latansa akan lahir kader-kader serta masyarakat yang tidak hanya memiliki kapasitas intelektual dan kepemimpinan, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Menurut Haji Fikri, pembangunan Indonesia yang kuat tidak hanya bertumpu pada kemajuan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga memerlukan sumber daya manusia yang berkarakter, berjiwa nasionalis, serta memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan. Program Kembara dan Latansa dinilai menjadi salah satu kontribusi nyata dalam mewujudkan tujuan tersebut, khususnya bagi masyarakat Jawa Barat dan Kabupaten Bogor.***(Dull)

banner 325x300
news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 0000111

article 0000112

article 0000113

article 0000114

article 0000115

article 0000116

article 0000117

article 0000118

article 0000119

article 0000120

article 0000121

article 0000122

article 0000123

article 0000124

article 0000125

article 0000126

article 0000127

article 0000128

article 0000129

article 0000130

article 0000131

article 0000132

article 0000133

article 0000134

article 0000135

article 0000136

article 0000137

article 0000138

article 0000139

article 0000140

article 0000141

article 0000142

article 0000143

article 0000144

article 0000145

article 0000146

article 0000147

article 0000148

article 0000149

article 0000150

article 00036

article 00037

article 00038

article 00039

article 00040

article 00041

article 00042

article 00043

article 00044

article 00045

article 00046

article 00047

article 00048

article 00049

article 00050

article 00051

article 00052

article 00053

article 00054

article 00055

article 00056

article 00057

article 00058

article 00059

article 00060

article 00061

article 00062

article 00063

article 00064

article 00065

article 3000101

article 3000102

article 3000103

article 3000104

article 3000105

article 3000106

article 3000107

article 3000108

article 3000109

article 3000110

article 3000111

article 3000112

article 3000113

article 3000114

article 3000115

article 3000116

article 3000117

article 3000118

article 3000119

article 3000120

article 3000121

article 3000122

article 3000123

article 3000124

article 3000125

article 3000126

article 3000127

article 3000128

article 3000129

article 3000130

article 3000131

article 3000132

article 3000133

article 3000134

article 3000135

article 3000136

article 3000137

article 3000138

article 3000139

article 3000140

article 3000141

article 3000142

article 3000143

article 3000144

article 3000145

article 3000146

article 3000147

article 3000148

article 3000149

article 3000150

artikel 000000131

artikel 000000132

artikel 000000133

artikel 000000134

artikel 000000135

artikel 000000136

artikel 000000137

artikel 000000138

artikel 000000139

artikel 000000140

artikel 000000141

artikel 000000142

artikel 000000143

artikel 000000144

artikel 000000145

artikel 000000146

artikel 000000147

artikel 000000148

artikel 000000149

artikel 000000150

artikel 000000151

artikel 000000152

artikel 000000153

artikel 000000154

artikel 000000155

artikel 000000156

artikel 000000157

artikel 000000158

artikel 000000159

artikel 000000160

artikel 000000161

artikel 000000162

artikel 000000163

artikel 000000164

artikel 000000165

artikel 000000166

artikel 000000167

artikel 000000168

artikel 000000169

artikel 000000170

artikel 000000171

artikel 000000172

artikel 000000173

artikel 000000174

artikel 000000175

artikel 000000176

artikel 000000177

artikel 000000178

artikel 000000179

artikel 000000180

article 2000101

article 2000102

article 2000103

article 2000104

article 2000105

article 2000106

article 2000107

article 2000108

article 2000109

article 2000110

article 2000111

article 2000112

article 2000113

article 2000114

article 2000115

article 2000116

article 2000117

article 2000118

article 2000119

article 2000120

article 2000121

article 2000122

article 2000123

article 2000124

article 2000125

invoice 00076

invoice 00077

invoice 00078

invoice 00079

invoice 00080

invoice 00081

invoice 00082

invoice 00083

invoice 00084

invoice 00085

invoice 00086

invoice 00087

invoice 00088

invoice 00089

invoice 00090

invoice 00091

invoice 00092

invoice 00093

invoice 00094

invoice 00095

invoice 00096

invoice 00097

invoice 00098

invoice 00099

invoice 00100

article 238000441

article 238000442

article 238000443

article 238000444

article 238000445

article 238000446

article 238000447

article 238000448

article 238000449

article 238000450

article 238000451

article 238000452

article 238000453

article 238000454

article 238000455

article 238000456

article 238000457

article 238000458

article 238000459

article 238000460

article 238000461

article 238000462

article 238000463

article 238000464

article 238000465

article 238000466

article 238000467

article 238000468

article 238000469

article 238000470

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

news-1701