Seniman Serba Bisa Eddie Karsito Suport Giat DKKB Wotkshop Penulisan Skenario

PN.BOGOR l — Dewan Kesenian Kabupaten Bogor (DKKB) melalui Komite Seni Peran dan Komite Seni Sastra akan mengadakan workshop penulisan skenario untuk pelajar dan mahasiswa. Hal itu ditetapkan dalam rapat komite, sabtu (7/3/2021).

Uche Ismail, dari Komite Seni Peran DKKB mengharapan kolaborasi dengan Komite Seni Sastra ini menjadikan langkah awal dari giat produktif DKKB.

Pelaksanaan giat tersebut menurut Boby, selaku Ketua Panita Pelaksana menjelaskan, giat tersebut akan dilaksanakan pada Jumat, 26 Maret 2021.

“Giat ini peserta terbatas, yaitu 15 peserta. Karena kondisi pandemi seperti ini prokes harus tetap dilakukan,” terang Boby.

Sementara Mieta dari Komite Sastra yang ditunjuk menjadi Sekretaris Panitia menambahkan, bahwa giat awal Komite Sastra bersama Komite Seni Peran ini adalah langkah awal ruang produktif DKKB.

“Ruang produktif ini menjadi titik awal giat DKKB yang akan kita lakukan dari Komite Sastra. Semoga berjalan dengan lancar,” terang Mieta.

Sementara pemateri workshop panitia akan mengundang praktisi yang memang mumpuni.

“Salah satunya Aris Munandar, penulis skenario yang memang juga ada di Komite Sastra, serta Eddie Karsito, seniman serba bisa yang sudah komfom siap mendukung giat workshop ini,” terang Boby.

Sementara Eddie Karsito, adalah penggiat seni budaya, penulis buku, wartawan, yang juga aktor teater, film, dan sinetron. Menulis di banyak media, khususnya terkait dengan bidang kebudayaan, industri musik, perfilman dan pertelevisian.

Beberapa buku yang pernah ditulisnya, antara lain; _Dasar-Dasar Teater (1986), Pembantaian Muslim Bosnia (1992), Profil Pengusaha Kisah Sukses Agoes Harry Soebagyo (1995), Menjadi Bintang : Kiat Sukses Jadi Artis Panggung, Film dan Televisi (2008), Melacak Jejak Panji (2018), Drama Wayang (Drayang) Swargaloka – Opera Terbaik Dunia (terbit 2020), dan Kumpulan Puisi Intuisi Tasbih : Semesta Kata Lilik Muflihun (terbit 2020).

Eddie juga terlibat di berbagai penyelenggaraan acara apresiasi seni budaya, baik skala nasional maupun internasional, diantaranya; sebagai Committee The 7th Meeting of ASEAN Puppetry Association (APA), Its 10th Anniversary and Asean Puppetry Festival, di Mojokerto Jawa Timur (2016), Participants 7th General Assembly UNESCO, di Paris (2018), Komisi Bidang Hubungan Masyarakat Festival International Panji Indonesia (2018), di 8 Kota; Denpasar, Pandaan, Malang, Blitar, Tulungagung, Kediri, Yogyakarta dan Jakarta, serta menjadi Juri Pengamat Anugerah Duta Seni Budaya Jawa Timur (2018 – 2021).

Menerima berbagai penghargaan, antara lain anugerah “Anak Bangsa Berkepribadian Pembangunan 2013” dari Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia. Meraih penghargaan sebagai Aktor Pembantu Pria Terpuji Festival Film Bandung (FFB) Tahun 2008. Nominator Aktor Pemeran Pembantu Terbaik Festival Film Jakarta (FFJ) 2007, dan Festival Film Indonesia (FFI) Tahun 2006.Penghargaan Karya Kolektif Film Independen “Disuatu Siang di sebuah Perkampungan Kali Mati Karet Bivak” – Juara I Festival Film Independen Indonesia (FFII SCTV) Tahun 2003.

Pendiri Sanggar Humaniora, Rumah Singgah Bunda Lenny, dan Rumah Budaya Satu-Satu (RBSS), di bawah Yayasan Humaniora. Sekretaris Lembaga Kebudayaan dan Kesenian KOSGORO 2017 – 2022. Sekretaris Umum FORWAN (Forum Wartawan Hiburan) Indonesia 2016-2020, serta aktif di berbagai organisasi profesi, sosial, seni, dan budaya.

“Saya sangat mendukung kegiatan produktif DKKB ini. Ini amanah bersama terkait dengan pemberdayaan generasi masa depan menjadi generasi kreatif dan produktif,” terang Eddie.*** (Era)

1,422 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Copyright © 2019 Pajajaran News                        All Rights Reserved Powered by MasHer