PN. Nasional | — Jakarta Bidang Relawan dan Saksi Nasional (BRSN) DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan menggelar Training Orientasi Partai (TOP) Tingkat Nasional 2026 pada Sabtu (13/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PKS memperkuat kapasitas relawan sekaligus memperluas jejaring kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.
TOP Nasional 2026 akan diikuti oleh sekitar 70 peserta yang terdiri atas perwakilan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta utusan dari berbagai bidang dan organisasi kemasyarakatan. Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran relawan dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat dan memperkuat partisipasi publik.
Ketua Bidang Relawan dan Saksi Nasional (BRSN) DPP PKS, H. Bachtiar Firdaus, ST, M.P.P, mengatakan bahwa kegiatan TOP merupakan wujud komitmen PKS untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya relawan di seluruh Indonesia.
“Melalui TOP Nasional 2026, PKS berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas relawan, memperluas kolaborasi, dan mempererat sinergi antarrelawan dari seluruh penjuru Indonesia. Dengan jaringan relawan yang kuat, solid, dan terorganisir, insyaallah PKS akan semakin hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memberikan doa dan dukungan agar kegiatan tersebut berjalan lancar serta mampu melahirkan relawan yang tangguh, berintegritas, dan siap mengabdi bagi bangsa dan negara.
Selain pelaksanaan Training Orientasi Partai, rangkaian acara juga akan diisi dengan peluncuran Sahabat PKS, sebuah wadah yang dirancang untuk menghimpun dan memperkuat jejaring relawan pemenangan PKS dari berbagai latar belakang. Kehadiran Sahabat PKS diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang inklusif bagi masyarakat yang ingin berkontribusi dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, maupun penguatan partisipasi politik.
Menurut Bachtiar, DPP PKS melalui BRSN saat ini tengah melakukan pembenahan struktur jaringan relawan politik bagi para pejabat publik PKS hingga ke seluruh pelosok Indonesia. Langkah tersebut ditempuh melalui pemberdayaan relawan sebagai salah satu pilar utama strategi pemenangan sekaligus pelayanan kepada masyarakat.
“Sebagai partai berbasis kader, PKS ingin mengintegrasikan relawan ke dalam struktur kepelayanan publik, khususnya pada bidang kemanusiaan, sosial, dan politik dengan menekankan prinsip pelayanan dan keikhlasan,” jelasnya.
Lebih lanjut, BRSN berkomitmen untuk terus melakukan konsolidasi relawan politik secara nasional melalui penguatan basis relawan yang mendukung para pejabat publik PKS di berbagai daerah. Pembekalan yang diberikan dalam TOP Nasional diharapkan dapat membentuk relawan yang memahami tugas pokok dan fungsinya sebagai agen penggerak partisipasi masyarakat, komunikator politik, serta pendukung pemenangan yang bekerja secara terorganisir dan tetap menjunjung tinggi batasan hukum serta moralitas.
Dengan penyelenggaraan TOP Nasional 2026 dan peluncuran Sahabat PKS, BRSN DPP PKS berharap dapat membangun ekosistem relawan yang semakin profesional, solid, dan berorientasi pada pelayanan publik, sehingga keberadaan relawan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia.***(Dull)


















