Putra Gara Kecam Penerbit Erlangga Terkait Kasus Lukisan Zul MS

PN.BOGOR l — Dukungan terhadap Zul MS semakin meluas. Dukungan terhadap Zul MS sekaligus kecaman terhadap penerbit Erlangga datang dari Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Bogor (DKKB).

Ketua DKKB
Putra Gara dengan tegas menyebutkan panitia penyelenggara Painting Festival dari Penerbit Erlangga tidak profesional dan merugikan seniman Indonesia.

“Apa yang dilakukan oleh penerbit Erlangga dengan menguasai secara sepihak lukisan karya Zul MS dan pengembalian lukisan dalam keadaan rusak adalah kekejian yang nyata. Erlangga telah berbuat nista terhadap karya cipta dan pelukisnya Zul MS,” ungkap Gara, Senin (3/10/2022).

Bahkan menurutnya bukan hanya Zul MS yang terluka, seluruh seniman Indonesia merasa ini adalah kejahatan terhadap hak cipta, karya cipta, dan instuisi seniman Indonesia.

“Oleh karenanya, kami , Dewan Kesenian Kabupaten Bogor, sebagai bagian dari keluarga besar seniman Indonesia, menyatakan dukungan kami kepada Zul MS sekaligus mengecam keras penerbit Erlangga.
Apa yang Erlangga lakukan bukan sekedar khilaf, tapi pembiaran demi pembiaran yang seolah seniman tidak ada harganya, oleh karenanya kami minta Zul MS untuk lakukan proses hukum terhadap penerbit Erlangga,” ungkap Gara lagi.

Putra Gara juga meminta agar seniman Indonesia memboikot kegiatan yang digelar oleh Penerbit Erlangga.

“Mereka bukan sahabat bagi seniman, tapi eksploitasi seniman untuk kepentingan sendiri,” kata Gara.

Sebelumnya diberitakan bahwa Zul MS memgikutsertakan karya lukisnya pada ajang Erlangga Art award pada Februari hingga Juni 2022 dan menjadi salah satu nominasi pada ajang itu. Hasil karya pemenang dipamerkan di Museum Nasional dan setelah itu hingga 90 hari, Zul tidak pernah melihat lagi karya ciptanya tersebut karena dikuasai secara sepihak oleh penerbit Erlangga.
Setelah mendapatkan somasi dari kuasa hukum Zul MS, Advokat Nourman, panitia mengembalikan lukisan tersebut. Namun sayangnya, lukisan dikembalikan dalam keadaan rusak. Hingga saat ini penerbit Erlangga hanya meminta maaf melalui sebuah surat yang dikirim via WhatsApp.
Kontan saja apa yang dilakukan Erlangga terhadap lukisan dan pelukisnya ini mendapat reaksi keras dari seniman Aceh dan juga anggota DPR RI asal Aceh, M. Nasir Djamil.

“Bukan karena Zul MS sahabat saya kegundahan ini kami kemukakan, tetapi ini menyangkut harga diri seniman dan karyanya yang dilecehkan,” kata Gara.*** (Ru)

Loading

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Silakan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: pajajaranred@gmail.com Terima kasih.